PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, bersama sejumlah instansi terkait melakukan survei lokasi pekerjaan pemeliharaan Jembatan Siak I dan Jembatan Siak III di Kota Pekanbaru. Pada Selasa (8/9).
Kegiatan Survei dimulai dari Pukul 09.30 hingga 11.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M.
Adapun instansi yang turut dalam Kegiatan tersebut, dari Satlantas Polresta Pekanbaru dan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru dan Dishub Provinsi, Dinas PUPR Provinsi Riau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Survei ini, bertujuan untuk persiapan pengaturan dan rekayasa lalu lintas sebelum pekerjaan pemeliharaan jembatan dimulai. Sekaligus juga menentukan titik pemasangan rambu-rambu lalu lintas, baliho imbauan, serta lampu hazard sebagai penanda bagi pengguna jalan.
Dalam rencana awal rekayasa lalu lintas, saat Jembatan Siak I mulai dikerjakan, arus kendaraan akan dialihkan menuju Jembatan Siak III.
Selanjutnya akan diperlakukan sistim dua arah di Jembatan Siak III, sehingga kendaraan dari arah Kota Pekanbaru maupun dari arah Rumbai tetap dapat melintas melalui jembatan tersebut.
Demi keamanan dan keselamatan nantinya petugas akan menempatkan barrier, sebagai pembatas antara area pekerjaan dengan jalur kendaraan. Pada saat pekerjaan proyek berlangsung.
Selain itu, rambu-rambu dan media informasi akan dipasang pada titik-titik strategis untuk memberikan petunjuk kepada pengendara.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M. Ia katakan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut masih merupakan rencana awal yang disiapkan bersama instansi terkait untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan selama pekerjaan pemeliharaan.
“ Rencana awalnya, saat Jembatan Siak I dilakukan pengerjaan, arus lalu lintas akan kita arahkan ke Jembatan Siak III. Di sana akan diberlakukan dua arus, baik kendaraan dari arah Kota Pekanbaru maupun dari arah Rumbai. Untuk keamanan bagi pengendara, kita juga akan menempatkan barrier sebagai pembatas,” jelas Dasril.
Ia lanjutkan, setelah pekerjaan di Jembatan Siak I selesai, tahapan pemeliharaan akan dilanjutkan pada Jembatan Siak III dengan pola pengaturan lalu lintas yang sama.
“Jika Jembatan Siak I selesai, kemudian saat Jembatan Siak III dikerjakan, maka Jembatan Siak I juga akan diberlakukan sistem yang sama,” tambahnya.
Sementara itu. Yusfar M., ST., MT., selaku PPTK Pemeliharaan Jembatan Siak I dan Siak III, menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi diperlukan agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan beriringan dengan pengaturan lalu lintas di lapangan.
“ Pemeliharaan ini perlu dilakukan untuk menjaga kondisi dan fungsi jembatan. Karena merupakan akses penting bagi masyarakat, pelaksanaan pekerjaan harus dipersiapkan dengan baik, khususnya terkait pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas,” jelas Yusfar.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pekerjaan pemeliharaan jembatan.
“Kita ingin pekerjaan pemeliharaan berjalan dengan baik, namun keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas harus tetap menjadi prioritas. Karena itu, rekayasa lalu lintas, pemasangan rambu, barrier, serta penyampaian informasi kepada masyarakat harus dipersiapkan sejak awal,” tegas Jeki.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti rambu-rambu dan arahan petugas selama proses pengalihan arus berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dan mengikuti jalur yang telah ditentukan. Dengan kerja sama seluruh pihak dan kepatuhan pengguna jalan, kita berharap proses pemeliharaan dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” ujarnya.
Pekerjaan pemeliharaan Jembatan Siak I dan Siak III direncanakan mulai dilaksanakan pada minggu ketiga September 2026. Ditlantas Polda Riau bersama PUPR dan Dinas Perhubungan akan terus melakukan koordinasi serta pemantauan untuk memastikan kesiapan rekayasa lalu lintas sebelum pekerjaan dimulai.
Kegiatan survei berlangsung aman, lancar dan kondusif.(**)











Komentar